Apa Sih Manfaat Dari Kembang Api!?

Ilustrasi: Pixabay
Assalamualaikum. Kita semua tahu bahwa kembang api pasti ada setiap tahun baru. Tapi aku sama sekali nggak mengerti apa sih manfaatnya? Kok bisa mereka tertawa bahagia sambil tutup telinga, seakan tidak ada yang terganggu?

Btw, sebelum salah paham, disini aku mengkritik mereka yang menyulut kembang api di sembarang tempat. Mereka yang seenak jidat pasang kembang api tanpa kompromi dengan tetangganya. Bagiku orang-orang seperti itu lagi tertawa diatas penderitaan orang lain!

Mereka nggak mikir kalau disekitarnya ada orang yang punya penyakit jantung, dan kebetulan keluargaku ada yang sakit jantung. Ledakan penuh tawa itu pun bisa dibarengi tangisan kalau penyakit jantung kambuh. Pikir aja kalau itu keluarga sendiri!

Mereka nggak mikir kalau tetangganya punya bayi dan anak balita yang nangis ketakutan. Aku pernah merasakan sendiri waktu balita, rasa takutku akan ledakan nggak bisa dihapus dengan indahnya warna-warni kembang api. Pikir aja kalau itu anak sendiri!

Mereka nggak mikir juga tentang hewan peliharaan yang panik jungkir balik kesana kemari. Hewan di kandang teriak histeris, kucing-kucing lari bersembunyi dibawah meja, dan anjing-anjing menggonggong nggak karuan. Mereka itu cuma binatang yang nggak tau apa-apa tapi kena juga!

Mereka juga nggak mikir soal sampah! Seenak jidat mereka meninggalkan sampah dan para korban perasaan yang harus bersih-bersih. Sudah kita dirugikan, kita harus bersih-bersih pula. Memangnya kita ini apa?

Sekedar saran aja untuk yang mau pasang kembang api di lain kesempatan: Jangan pasang didepan rumah orang! Bahkan kalau didepan rumah sendiri pun masih ada tetangga disekitar yang harus ditanya dulu!

Pasang saja di tempat lain seperti misalnya lapangan, atau tempat lain sesuai yang dihimbau oleh RT/RW setempat. Jangan sok merasa punya duit dan bisa beli kembang api banyak jadi nggak mikir penderitaan orang lain!

Lagipula, kalau memang pingin bahagia, masih ada banyak anak yang nggak makan dan nggak punya tempat tinggal. Nggak ada yang mengalahkan rasa bahagia dari beramal. 

Terimakasih..

Wassalamualaikum..

Ketika Game Mengajariku Tentang Hidup

Ilustrasi: Pixabay
Assalamualaikum. Readers, butuh waktu lama untuk merampungkan artikel ini. Game memang selalu dipandang negatif, dan pemainnya selalu kena cap sebagai pemalas. Tapi pernah nggak kalian menyadari bahwa ada hikmah yang bisa dipelajari dari sebuah game?

Super Mario jadi yang pertama mengajariku, soalnya aku terkenal payah dalam memainkan game ini. Aku bertanya, kenapa aku terus gagal? Sampai akhirnya aku pun sadar bahwa game ini mengajari kita tentang keserakahan.

New Super Mario Bros. 2 via IGN
Yeah, jika kita terlalu berusaha mengumpulkan koin kita bisa kehabisan waktu, atau malah tak menyadari adanya musuh dan jatuh ke lubang. Padahal tujuan utamanya adalah menyelamatkan Putri Peach, tapi kita sudah game over sebelum dapat mencapainya.

Fire Emblem: The Sacred Stones
Fire Emblem: The Sacred Stone adalah game strategi turn based yang ceritanya keren abis. Kita akan bermain sebagai pangeran dan putri yang menyelamatkan diri dari kerajaan ayahnya yang dikhianati oleh sekutunya. Nah, permainannya akan berlangsung mirip catur.

Saat dalam perjalanan jauh, jumlah musuh yang menghadang selalu tidak masuk akal, sedangkan anak buah kita hanya ada 3 sampai 5. Bahkan kalau sampai mati, mereka tidak akan hidup lagi (respawn). Sekali lagi: aku sering kalah.

Tapi kemudian aku mulai sadar, "Tak akan ada yang berubah kalau kita tidak berani berkorban!" karena itu aku kerap kali terpaksa mengorbankan anak buah supaya pangeran dan putri bisa selamat. Padahal aku udah sayang sama anak buah yang satu itu. Nggak tega, tapi harus..

Ilustrasi: Minecraft HQ
Kemudian Minecraft, siapa yang nggak tau game ini? Salah satu daya tarik game sandbox ini adalah kebebasan membangun apa saja dengan balok layaknya Lego. Tapi kebebasan tanpa batas yang tadinya exciting malah menjadi boring pada akhirnya. Kita hidup tanpa batasan aturan, serta bebas membangun apapun dan dimanapun.

Game ini mengajariku bahwa hidup tanpa adanya masalah, tantangan, dan drama itu membosankan. Mungkin karena itulah Mojang memproduksi Minecraft Story Mode, supaya game ini menjadi nggak boring.

Mungkin daripada Minecraft aku lebih sering main The Sims 2. Sama-sama membangun, tapi lebih nyata. Disini kita dibebaskan membangun rumah, dan menciptakan orang-orang yang disebut sims untuk tinggal didalamnya. Sims ini memiliki karakter dan kepribadiannya masing-masing. 

Rumah rancanganku sejak The Sims pertama.
Kita sebagai player bertugas membimbingnya untuk meningkatkan skill supaya dia dapat pekerjaan yang bagus. Awalnya aku terobsesi membuat dia menguasai segala macam skill, tapi simsnya keburu tua dan meninggal. Dari situ aku belajar bahwa "Kita dapat menguasai suatu kemampuan tapi tidak dalam segala hal." 

Terakhir, salah satu dari sedikit game balapan yang aku suka adalah Need for Speed Most Wanted. Mobil-mobil di game itu keren-keren, dan aku juga suka memodifikasinya. Namun satu hal yang membuatku benci adalah: aku terlalu sering kalah balapan.

NFS: Most Wanted 2005.
Aku berusaha sekuat tenaga mendapatkan poin agar bisa mengupgrade mesin agar lebih kencang lagi. Satu per satu balapan akhirnya aku menangkan, tapi lawanku lama kelamaan menjadi semakin sulit. 

Sampai akhirnya aku cheat uang, dan upgrade mesinnya sampai full semua. Hasilnya? Aku malah kesulitan mengendalikan mobil karena terlalu kencang, dan sensitif. Dari situ aku menyadari bahwa kekurangan justru menyempurnakan akan menyempurnakan mobil.

Dengan mobil yang kurang cepat, aku bisa balapan drift dengan baik. Dengan mobil yang handlingnya tidak terlalu sensitif, aku bisa drag race dengan bagus. Intinya, kekurangan bisa menjadi kelebihan, asalkan kita tahu cara memanfaatkannya.


That's it, itulah dia pelajaran hidup yang aku petik dari sebuah game. Ngomong-ngomong kalau diingat, sepanjang 2017 ini aku belum satu pun menerbitkan artikel berbau perenungan, so ini bakal jadi yang pertama dan terakhir untuk tahun ini. Semoga tahun depan aku bisa posting lebih banyak dan lebih bermanfaat kita semua.

Wassalamualaikum..

Perjuangan Omong Kosong

Segitukah? Segitu sajakah? Itukah yang kau sebut perjuangan? Sungguh kamu tak terlihat sedang berjuang.. Kamu hanya sedang bersembunyi dan membohongi diri..

Tak bisakah? Tak bisakah kau melihat? Jauh semakin jauh harapanmu untuk melihatnya tersenyum kepadamu.. Kamu hanya sedang terbius semangat sesaat, dan selalu berakhir omong kosong..

Bukan dia yang kejam.. Semua karena dirimu sendiri.. Dirimu yang hanya duduk diam dan berfantasi bahwa kamu sedang berlari.. Dirimu yang selalu merasa takut tak bisa menjadi sehebat orang lain..

Ketika kamu jatuh dan kalah, kamu merasa menjadi ampas dunia.. Ketika kamu menang dan terhembus sedikit wangi surga, kamu malah terlalu bangga.. Nikmatilah, kamu bukan siapa-siapa..

Kamu adalah kamu.. Kamu hanya bisa memilih untuk menjadi diri sendiri, bukan diri yang telah dimiliki orang lain..

Kamu tahu dirimu mampu, tapi kamu hanya berputar-putar.. Kamu terlalu sering mendapatkan kesempatan, tapi tanpa rasa bersalah kau melewatkannya dan menghindar..

Sadarlah wahai diriku, bahwa waktu terus berjalan dan maut semakin mendekat.. Berjuanglah untuk diri sendiri.. Kamu sadari keburukanmu tapi kenapa masih diam saja? Bergeraklah, dan jangan lagi nyaman dalam tempurung..

Seseorang buatlah aku merasa buruk. Hina dan ejeklah aku agar terbangun dari kenyamanan mimpi..