Wallpaper Jersey Persib untuk PC dan HP

Assalamualaikum. Beberapa bulan yang lalu aku membuat wallpaper jersey Persib Bandung karena terinspirasi wallpaper jersey Manchester United. Soalnya, susah sekali mencari wallpaper jersey klub Indonesia di Google. Baru diposting sekarang karena ada satu logo yang susah dicari. Tapi sekarang sudah beres..

Wallpaper ini tersedia untuk komputer dan hp. Khusus untuk hp resolusinya sudah aku sesuaikan dengan rata-rata ukuran layar yang banyak dipakai di Indonesia. Tapi untuk komputer aku baru membuat ukuran 1280x800. Kalau ada yang ingin request ukuran lainnya, silahkan ke page ini.

Langsung saja didownload. Bebas digunakan asal bukan untuk hal komersil.. Hehe..


Atau..


That's it! Semoga bermanfaat! Hatur nuhun!

Wassalamualaikum.

Review Novel Game of Thrones

Assalamualaikum. Readers, ditengah boomingnya seri Game of Thrones di TV kabel. Sepertinya hanya aku yang tidak pernah tahu apa-apa (memang nggak langganan soalnya). Gencarnya orang-orang membicarakan GoT akhirnya menarik minatku untuk membeli novelnya.

A Game of Thrones adalah novel epic fantasy yang ditulis oleh George R.R. Martin pada tahun 1996. Kenapa disebut epic? Karena novel ini menyajikan dunia imajinatif yang benar-benar luas dan berbeda dalam balutan cerita berskala besar. Ditambah lagi karakter dalam jumlah besar berserta silsilah keluarganya. 

Mungkin kamu bisa membandingkannya dengan cerita pewayangan "Pandawa dan Kurawa" namun cerita GoT lebih kompleks lagi..

Sesuai judulnya, novel ini menceritakan tentang perebutan tahkta di 7 kerajaan yang penuh dengan intrik. Meski kedengarannya sederhana, merebut tahkta tidaklah semudah itu. Ada banyak persekongkolan, pengkhianatan, hingga strategi jenius yang terjadi di buku ini. Hampir semuanya menegangkan dan seru!

Menariknya, si om penulis tidak menceritakan dari sudut pandang satu karakter saja, melainkan  dari berbagai karakter. Mulai dari yang protagonis hingga antagonisnya.
Catatan: Sekedar tahu saja ya, Om Martin ini kejam loh. Ia tega membunuh karakter penting demi mendramatiskan cerita. Jadi ya siap-siap saja untuk kecewa dan kehilangan..
Eddard Stark.
Karakter pertama yang aku suka adalah Eddard Stark. Ia adalah seorang pemimpin jujur yang dibenci banyak orang, bahkan ingin dibunuh banyak orang karena sifat jujurnya. Ia bahkan tak segan menentang raja bila perintahnya tidak sejalan dengan kejujuran.
Jon Snow.
Kemudian, Jon Snow. Ia adalah anak haram Eddard Stark yang telah bergabung dengan Night Watch (Garda Malam). Cerita tentangnya memang tidak begitu penting dibuku ini, soalnya petualangan Jon akan dimulai pada buku berikutnya.
Tyrion Lannister.
Terakhir, Tyrion Lannister. Setan cebol ini memang berasal dari Klan Lannister (klan yang aku benci sebenci-bencinya). Tapi percayalah, karakter ini menyelamatkanku dari ketegangan. Bayangkan saja, 80% dialog Tyrion itu membuatku tertawa. Tyrion menjalankan tugasnya sebagai pelawak dengan sangat baik.

Tapi jujur, hanya cerita tentang Daenerys Targayen saja membuatku muak, pingin cepat-cepat skip rasanya. Memang sih Dany itu punya peran vital juga dalam seri ini, tapi aku terlanjur muak dan males. Entahlah kenapa.. Ditambah lagi om penulis ini hobi memaksa pembaca menghapalkan karakter minor juga.

Bicara soal kualitas cetakan. Sampulnya bagus meski terlalu tipis. Begitu juga dengan isinya yang tipis, tapi aku bisa memahami. Yeah, buku ini dicetak dengan 935 halaman. Seandainya pakai kertas yang lebih tebal, nggak terbayang tebalnya segimana. Tapi yang tidak bisa ku terima adalah ukuran hurufnya yang kecil.

Ada bonus pembatas buku dengan logo klan. Kalau dapat logo Lannister itu derita loe.. Haha.. 

Baiklah, saatnya memberi penilaian. Buku Game of Thrones ini aku berikan nilai 4.5/5.

Bagi readers yang berminat, buku  ini aku beli dengan harga kalau nggak salah Rp.89.000 di Belbuk. Buku ini dapat terbeli berkat readers sekalian. Yeah, waktu itu aku baru payout hasil pasang iklan di blog ini. Terimakasih ya readers! Jangan bosan-bosan membelikan aku buku, hehe.

Selamat membaca!

Wassalamualaikum.

Cara Mengaktifkan Night Mode Pada Windows


Assalamualaikum. Bagi seorang blogger atau penulis, mengetik tengah malam itu adalah waktu yang paling nyaman. Namun kadang kala mata ini tidak bisa dipaksa menatap layar. Meskipun brightnessnya sudah paling rendah, tetap saja menyakitkan mata. Uh, seandainya saja di komputer ada Night Mode seperti hp...

Eh, ternyata memang ada fitur night mode di Windows yang bernama color inversion!

Fitur itulah yang menjadi temanku menghadapi jadwal mengetik malam (selain lagu-lagu Do As Infinity dan Ikimono Gakari). Fitur bawaan Windows ini kurang populer karena letaknya yang tersembunyi banget.

Bagi yang ingin mengaktifkannya, langsung saja buka magnifier. Caranya ketik "magnifier" di kolom pencarian di Start Menu, dan enter. Nanti akan muncul..


Kemudian klik gambar roda bergerigi..


Centang "Turn on color inversion" dan berubahlah medan perang kalian menjadi lebih nyaman di mata seperti ini..


Cara ini berlaku bagi Windows 7, 8. hingga 10. Namun sayangnya, fitur ini tidak akan terpakai oleh teman-teman desainer. Soalnya, seluruh warna menjadi inverted. Jadi untuk teman-teman yang medan perangnya Corel atau Photoshop, silahkan beli kacamata anti radiasi ya.

Semoga bermanfaat..

Wassalamualaikum..

Cara Bermain Football Manager 08 dengan Fullscreen


Assalamualaikum. Bend hitam di kiri kanan layar ketika memainkan FM08 pasti sudah tak asing lagi bagi readers pengguna komputer berlayar wide kan? Nah, itu juga yang sedang menggangguku. Jadi, berasa kurang keren gimana gitu.

Ada berjubel solusi yang tersebar di internet, tapi yang paling mudah adalah cara yang selalu aku pakai. Tapi sebelumnya kamu harus buat dulu sebuah shortcut untuk fm.exe dan edit targetnya. Caranya klik kanan, dan klik properties pada shortcutnya.


Tambahkan kode -fullscreen_width=1280 -fullscreen_height=800 tepat setelah tanda kutip. Ganti angka 1280 dengan panjang layarmu, dan 800 dengan tingginya. Kalau tidak tahu ukurannya, jangan diukur pakai penggaris, tapi bukalah dekstop dan kamu klik kanan, lalu pilih screen resolution.

Hasil penambahan kodenya harus seperti ini..


Kalau sudah yakin benar, langsung saja dicoba. Pasti sudah fullscreen sekarang. 

Nah, tapi kok punya kamu tidak ada perubahan atau malah ukuran layarnya ngaco? Itu artinya ada kesalahan pada kodenya. Karena sebelum tanda strip (-) harus ada spasi, dan setelahnya tidak boleh ada. Paham?

That's it! Semoga berhasil!

Wassalamualaikum.

Pengalaman Pertama Ikut Event Menulis Cerpen

Assalamualaikum. Jujur aku cuma bisa mangap ketika pertama kali ikut lomba di event menulis cerita (genrenya psikopat pula) dan kemudian dinobatkan menjadi juara ke-3. Aku nggak pernah punya ekspektasi untuk masuk 3 besar loh, tapi ya memang sih ada sedikit keyakinan untuk masuk 10 besar.

Awalnya aku diajak Ainuen, dan langsung menolak karena faktor genrenya (aku ini penakut sama hal sadis dan psikopat). Tapi setelah penolakan itu dilayangkan aku malah dapat ide untuk membuat cerita lawakan tentang anak culun yang belajar menjadi psikopat. Eh, nggak lama kemudian ide itu berubah jadi naskah mentah yang bikin pede ikut lomba.

Selama beberapa hari aku menggarap draft berjudul Arman dan Siska. Pada awalnya aku sampai melewatkan makan malam dan sarapan karena mual. Ketika mulai terbiasa, aku bingung apa yang harus ditulis? Masa cuma tusuk-tusukan pisau biasa?

Akhirnya karena merasa cukup kaku, aku pun menginstall game psychological horror thriller berjudul Manhunt 2. Sumpah, game itu memang bukan tentang hantu tapi serem banget. Dalam game itu aku jadi orang yang kabur dari rumah sakit jiwa. Terbayang kan, segala macam cara dihalalkan disana, termasuk saling membunuh.


Hal yang aku pelajari dari game itu adalah eksekusinya. Koridor becek darah, dan kepala yang pecah sudah biasa di game ini. Ada banyak alat yang bisa aku gunakan, mulai dari pecahan kaca hingga gergaji mesin. Tapi aku merasa bahwa palu dan tongkat baseball adalah yang paling keren.

Tapi tetap saja, tulisanku belum lengkap karena aku tidak paham apa asyiknya membunuh dan menyiksa bagi psikopat..

So aku akhirnya memainkan game bergenre black comedy berjudul Postal 2. Mungkin readers pernah mendengar ulasannya di TV sebagai game terkontroversial. Dari game konyol ini aku bisa merasakan enjoynya menyiksa orang, dan bisa mulai beradaptasi dengan darah. Yeah, kita diberi cukup banyak alat, dan dibebaskan untuk bereksperimen selama menjalankan misi.


Kita bisa membakar orang hidup-hidup, memenggal kepalanya dengan sekop, memutilasi tubuhnya dengan gergaji mesin, dsb. Ketika sedang menjalani misi membeli susu, aku jenuh disuruh mengantri untuk membayar, jadi aku bakar semua yang antri dan aku bisa bayar susunya. Gokil nggak tuh?

Setelah mengambil ilmu cukup banyak dari dua game sadis itu, aku merasa cukup dan mulai menulis. Kemudian ketika selesai, aku dibantu sama mbak Anggi Lutvika untuk penyuntingan. Terimakasih mbak! Setelah aku beri judul "The Romantic Devil" aku langsung kirim ke mbak Finy Arkana, sang penyelenggara.

Beberapa hari kemudian aku langsung mangap setelah pengumuman juara!

Sebenarnya yang berharga dari event ini bukanlah hadiahnya. Yeah, aku senang ceritaku akan dibukukan dan dapat sertifikat pertama kali. Tapi aku merasa lebih senang ketika bisa berkenalan dengan para penulis terpilih. Aku pernah bilang di artikel 2 bulan lalu bahwa FB harus penuh dengan teman sehobi agar bisa produktif.

Jujur awalnya aku mojok sendirian. Terbayang bahwa aku dikumpulkan sama orang-orang psikopat nan berhati dingin, dan aku sempat diabaikan waktu berkenalan (mungkin karena belum kenal jadi agak kaku), sehingga bayangan menyeramkan itu makin menjadi-jadi. Tapi semuanya patah setelah aku mulai bisa akrab.

Fyuh.. Semoga mereka bukan cuma acting, berpura-pura baik dan ramah, tapi menyimpan pisau di balik punggung.. Hiii.. *bergidik*

Yaah, semoga ini adalah awal hancurnya mental block yang selalu bikin aku takut ikut lomba..

Eh iya, rencananya aku mau debut di Wattpad (@bryansuryanto) dengan cerita original berjudul "Serigala Malam". Cerita ini akan sangat berkaitan dengan proyek menulisku yang lainnya termasuk Introvert Universe dan Mata Elang. Pokoknya doakan saja lancar, nanti kalian pasti kebagian tanda tanganku kok.. *Plaaakkk!*

Wassalamualaikum..

Aplikasi Wajib Bagi Penulis yang Sering Typo!


Assalamualaikum. Mengetik didepan laptop itu jarang typo, tapi punggung capek. Kalau mengetik dengan hp yang keyboardnya virtual, sering typo, dan ujung-ujungnya disunting pakai laptop juga. Yeah, itulah penderitaanku belakangan ini. Tapi semuanya terselesaikan berkat aplikasi bernama Swiftkey!

Sekilas aplikasi ini tak ada bedanya dengan keyboard biasa, bahkan kesannya lebih rumit letaknya. Tapi dengan ukuran file 33MB, aplikasi ini tentunya menyimpan banyak fitur. salah satu fitur yang aku kagumi adalah adanya AI yang mempelajari cara kita menulis.


Pada saat pertama kali mengetik, kita memang masih akan direpotkan dengan prediksinya yang suka ngaco dan terlampau kaku. tapi setelah dia mempelajari tulisanmu, dia akan mengoreksi typo dengan baik. Tak hanya itu, app ini juga mampu memprediksi kata selanjutnya meski belum tentu akurat.

Kalau kamu malas mengajarinya atau ingin membuat AInya lebih cerdas, kamu bisa membuat akun Swiftkey dan membiarkannya mempelajari gaya tulisan yang ada di akun jejaring sosial dan emailmu, hanya dalam sekali klik. Setelah itu, dijamin deh koreksi dan prediksinya bisa sampai 85% akurat.

Database bahasa Swiftkey bagiku mengagumkan. Meskipun memang support Bahasa Indonesia, bahasa yang diprediksikan app ini (secara default) tidak kaku. Banyak sekali bahasa gaul hingga bahasa singkatan umum. Selain itu, tersedia juga Bahasa Jawa dan Sunda. 


Masih soal bahasa, app ini mendukung bilingual typing. Misalnya kita lagi mengetik bahasa Indonesia lalu ingin menyisipkan kata-kata dalam bahasa Jawa, kita nggak perlu ganti bahasa dulu untuk melakukannya. Cukup ketik dan app ini akan berikan prediksinya.

Swiftkey diam-diam juga mengumpulkan ringkasan unik mengenai kegiatan menulis kita. Misalnya ada typing heatmap yang menunjukan tombol mana saja yang paling sering kita ketikkan. Kemudian app ini juga bisa menunjukan topik apa saja yang sering kita ketik. Bagiku ini memberikan keasyikan tersendiri.

Peletakan tanda baca di keyboard Swiftkey memudahkan bagi novelis. Sering banget aku temui keyboard merepotkan yang harus membuat kita buka menu symbol untuk mengeluarkan tanda kutip maupun petik. Nah, di app ini kita cuma perlu menahan C atau V selama 450 milidetik untuk memakai tanda itu.


Ukuran dan warna tema keyboard juga bisa diatur. Secara default ada 5 ukuran, dan 18 tema yang didominasi warna gelap. Ada banyak tema yang jauh lebih keren di store, tapi ya kamu harus membelinya terlebih dahulu.

Bagaimana, tertarik dengan app ini? Swiftkey tersedia untuk Android dan iOS. Kamu bisa mendapatkannya di Playstore atau iTunes. Namun, khusus pengguna Android, kamu bisa mengunduh apknya pada link dibawah ini..


Terimakasih. Happy writing, readers!

Review Novel The Da Vinci Code

Assalamualaikum. Leonardo da Vinci dan kode rahasianya mungkin sudah tidak asing bagi readers sekalian, terutama semenjak diproduksinya novel dan film berjudul The Da Vinci Code.

Novel ini sudah sangat aku inginkan sejak dulu. Namun aku terbentur larangan Papaku. Pertama karena beliau takut nanti aku yang muslim tersesat, sementara aku yang dulu hobi menggambar ini tertarik karena faktor Leonardo da Vinci dan Monalisa-nya.

Novel detektif bergenre thriller karya Dan Brown ini seru banget. Ceritanya pun ternyata tidak seberat yang aku bayangkan. Pada awal cerita, kita sudah diseret untuk membaca kisah Robert Langdon, seorang simbolog yang didatangi oleh polisi karena Jaques Sauniere--seseorang kurator yang akan ditemuinya esok hari--ditemukan terbunuh di Musium Louvre.

Sebelum meninggal, Sauniere sempat menuliskan pesan rahasia, dan dia menggambar simbol-simbol lalu memposisikan dirinya seperti The Virtuvian Man. Celakanya, pesan itu disalah artikan oleh polisi. Mereka diam-diam mengira bahwa Langdon adalah sang pembunuh.

Untungnya Sophie Neveu, seorang kriptografer kepolisian yang tak lain adalah cucu Sauniere, menyelamatkan Langdon dari perangkap polisi. Ia menangkap maksud sebenarnya dari kode rahasia Sauniere yang sama sekali tak berarti Langdon adalah pembunuhnya.

Akhirnya Langdon dan Sophie melarikan diri dari musium, dan kejar-kejaran dengan polisi di sepanjang negeri Perancis sambil memecahkan arti tersembunyi dibalik pesan yang ternyata serumit Kode Da Vinci.

Sejak awal dari Bab kedua, aku sudah terikat dan terus membaca. Rasanya seperti jadi anak bayi yang duduk terbengong-bengong saking seriusnya menonton kartun, hingga tanpa sadar kita juga sedang disuapi sayur-sayuran yang biasanya kita benci dan tolak. 

Keseruan jalan cerita novel ini dibalut dengan pengetahuan, sejarah, dan konspirasi yang kental banget. Namun aku yang benci pelajaran sejarah ini bisa mencernanya dengan mudah, soalnya Dan Brown menuliskannya sesederhana mungkin. Elemen sejarah itu juga bukan sekedar setumpuk sisipan belaka, karena hampir seluruhnya sangat berkaitan dengan misteri yang sedang di pecahkan oleh Langdon.

Buku ini recommended banget buat penyuka teori konspirasi, karena disini banyak sekali bahasan mengenai Biarawan Sion, Opus Dei, hingga Ksatria Templar (musuh besar Assassin's Creed). Namun, aku sangat tidak merekomendasikannya kepada readers nasrani, soalnya keseluruhan isi buku ini bertujuan menyerang umat kristiani, dan melecehkan Tuhannya.

Jujur, aku kecewa dengan fisik buku ini. Untuk buku yang kebangetan mahalnya, ukurannya terlalu kecil. Begitu juga ukuran hurufnya. Kertasnya pun mirip kertas buku LKS. Padahal aku baru saja mengutuk buku A Game of Thrones karena kedua masalah serupa. 

Lebih parah lagi, buku ini nggak ada ilustrasinya. Padahal lukisan-lukisan karya Da Vinci dan beberapa simbol penting sering disebut dalam cerita. Kan males kalau harus berhenti baca dan Googling gambarnya dulu. Nanti ujung-ujungnya aku khilaf belok ke Blogger atau FB dan lupa kalau lagi membaca.. *Plaak*

Baiklah, saatnya memberi nilai. Untuk segala kelebihan dan kekurangannya, aku berikan nilai 4.2/5.

Bagi readers yang berminat membelinya. Aku membeli buku ini di belbuk.com dengan harga diskon Rp.101.000 (harga asli Rp.119.000). Udah harganya mahal, nggak ada sisipan pembatas buku pula. Kalau ingin lebih murah, readers bisa cari cetakan edisi pertama.

That's it!

Selamat membaca!

Wassalamualaikum..