Monster Rancher 2, Game Keren yang Mirip Tamagotchi Digimon!


Readers, apa kamu suka main tamagotchi Digimon dan ingin bernostalgia? Coba Monster Rancher 2 untuk Gameboy Advance dan PSx! Game yang bisa jadi alternatif buat kamu yang suka game tamagotchi Digimon!

Game ini punya gameplay yang bisa dikatakan sebagai modernisasi dari tamagotchi Digimon. Ada sekitar 500an monster yang bisa kamu generate. Pastinya ada jalan cerita yang sama sekali nggak bikin boring game yang simple ini..

Pertama main, kamu nggak disuruh memilih monster tapi kamu harus generate dengan memasukan kode sesukamu (seperti kode 3 angka di tamagotchi Digimon, tapi disini jumlah karakter jauh lebih banyak), dan monster yang kamu dapatkan akan sesuai kode yang kamu generate. Kebetulan saat pertama main, aku dapat monster perempuan cantik, aku kasih nama yang sama dengan personil CherryBelle, yaitu Ryn (maklum, aku Rynism). Sedihnya waktu Ryn mati... :'(

Kemudian, kamu bisa bebas mau apa saja. Kamu bisa melatihnya, mengikutkannya ke turnamen besar, atau bisa juga bereksperimen mengkombinasikan 2 monster menjadi jenis baru yang belum pernah kamu dapatkan. Penasaran? Ini dia screenshotnya untuk PSx..
Nah, ini untuk Gameboy Advance..

Jujur saja, game ini awalnya agak susah dimengerti. Saranku jangan main serius dulu sampai paham bagaimana cara mendidiknya, mengikutkannya ke turnamen dan memahami semua fungsi yang ada di game ini. Game ini tersedia untuk Gameboy Advance dan PSx, dan pastinya kamu sudah nggak sabar mau main kan? Ya sudahlah, monggo..

Download Monster Rancher 2 Advance PSx (224.9MB)

Download Monster Rancher 2 Advance GBA(4.1MB)


Untuk memainkan game diatas diperlukan emulator. PSx menggunakan emulator PS1 dan GBA menggunakan emulator game Gameboy Advance..







Game diunggah oleh FreeRoms.
Bryan Suryanto Blogger

Bryan Suryanto lahir di Tulungagung, Jawa Timur, pada tanggal 27 Februari 1995 silam. Ia mengaku sebagai introvert berkepribadian INFP yang suka menggambar dan bercita-cita menjadi komikus tapi selalu gagal. Namun, dari naskah komik yang gagal itulah akhirnya ia menyadari bahwa menulis adalah passion terbesarnya..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Monggo berkomentar dengan sopan..