Akhirnya, Aku Meninggalkan Komunitas Anak Pendiam


Readers, aku pernah membahas sebuah komunitas unik bernama Komunitas Anak Pendiam. Dulu aku pernah berkata untuk membantu agar komunitas tersebut dapat berkembang pesat, dan tak lama sejak itu aku berhasil mengembangkannya, tapi sejak saat itu juga aku mulai enggan mengusik apa yang sudah berjalan dengan baik.

Pada akhirnya, aku mengundurkan diri dari semua kegiatan ini karena aku merasa lelah dan juga merasa sudah terlalu lancang karena ikut campur terlalu dalam. Yeah, aku lupa bahwa begitulah sifat Pisces, bermaksud baik dengan membantu namun pada akhirnya malah mencampuri urusan mereka.

Apa yang aku kejar dengan KAP pun juga berbanding terbalik dengan pendirinya. Aku merancang program "bagaimana mempopulerkan KAP" tapi para pendiri mengutamakan "bagaimana cara mempererat suasana kekeluargaan di KAP". Itulah hal yang aku lupakan, bahwa KAP adalah keluarga. Dengan ide gilaku tentang popularitas, aku sudah hampir-hampiran merusak suasana kekeluargaan disana.

Oleh karena itu, mulai saat ini dan seterusnya aku akan menarik diri dari Komunitas Anak Pendiam dan tidak akan pernah lagi kembali kesana. Tentu saja berat bagiku meninggalkan keluarga besar ini, tapi mau bagaimana lagi, aku ingin hidup tenang tanpa beban perasaan bersalah. Aku tak ingin lagi dijauhi oleh teman dekatku sendiri karena keegoisanku ini.

Sebelum aku benar-benar pergi, aku ingin berterimakasih kepada rekan-rekan redaksi blog Komunitas Anak Pendiam. Aku senang sekali bisa berkenalan dengan mereka. Bila blogging diibaratkan sebagai sebuah game RPG, sebelum bertemu mereka aku tidak pernah mendapatkan random monster yang memberiku cukup banyak EXP. Setelah bertemu mereka, aku serasa bertemu sebuah guild pembasmi monster. Kami pun membasmi monster dan memburu EXP bersama-sama.

Selain itu, mereka sangat berkesan bagiku karena merekalah orang yang membuatku merasakan bagaimana ide-ideku yang selalu dianggap konyol bisa dihargai disana. Itu sungguh pengalaman yang luar biasa, meskipun pada akhirnya aku harus pergi.

Di Komunitas Anak Pendiam pula aku akhirnya bisa move on dari idoling. Sudah lama aku tidak pernah bisa jatuh cinta dengan manusia biasa, selama ini aku hanya jatuh cinta dengan para idol yang tak mungkin digapai. Tapi, akhirnya aku bertemu dengan seseorang di KAP dan aku merasakan lagi bagaimana rasanya jatuh cinta dengan manusia biasa. Sayangnya, belakangan ini aku dengar bahwa dia hanyalah akun palsu dengan seribu wajah.
"..Bunga sakura gugur meninggalkan ranting, tahun depan bersemi lagi.." JKT48 - Bunga Sakuraku (Boku no Sakura)
Entah akan ada yang akan kehilangan aku yang bukan siapa-siapa atau tidak, yang jelas jika ada yang kehilangan, anggap saja ini sebagai kelulusan ku. Jangan khawatir, karena bila bunga sakura gugur meninggalkan ranting, tahun depan pasti bersemi lagi. Terimakasih teman-teman!

Sekarang, aku mungkin akan kembali ke DHC Indonesia, sebuah komunitas menggambar yang sudah lama terbengkalai. Aku akan mengembangkannya dengan apa yang telah aku pelajari dari para admin KAP. Semoga aku lebih beruntung disana, dan semoga aku bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Sampai jumpa di lain hari, sobat KAP!
Bryan Suryanto Blogger

Bryan Suryanto lahir di Tulungagung, Jawa Timur, pada tanggal 27 Februari 1995 silam. Ia mengaku sebagai introvert berkepribadian INFP yang suka menggambar dan bercita-cita menjadi komikus tapi selalu gagal. Namun, dari naskah komik yang gagal itulah akhirnya ia menyadari bahwa menulis adalah passion terbesarnya..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Monggo berkomentar dengan sopan..