Kegilaan Hari Ini: Menggali Status Lama di Facebook!


Readers, hari ini berandaku dipenuhi status Facebook teman-teman yang ditulis antara tahun 2009-2011. Ternyata ini semua kelakuan tiga serangkai sahabatku yang gila, yaitu kak Rida, bro Fajar, dan mbak Anggi! Mereka benar-benar sudah gila!

Awalnya kegiatan kurang kerjaan ini dimulai saat mereka meng-up post-post lama di Komunitas Anak Pendiam. Terutama post-post yang menarik dan inspiratif. Namun, ternyata ini tidak berhenti hanya sampai di grup saja. Dengan otak usil tingkat dewa, mereka saling meng-up status lama milik teman mereka masing-masing.
Oh my eyes!
Cekulahz dmana yakz?
Ngeri bro..!

Alhasil, terlihatlah status yang sangat mengejutkan dari seorang jurnalis KAP yang aku kagumi bahasa penulisannya, yaitu Fajar. Berlanjut dengan munculnya status yang lucu banget dari kak Rida dan status yang terlihat berbalik 180 derajat dari mbak Anggi. I swear, I can't stop laughing today.
Anjiss.. Aku kena up!

Dan akhirnya mereka semakin parah dengan meng-up beberapa statusku yang alay, tapi tak berhasil karena statusku jarang alay. Soalnya aku sudah blogging sejak pertama kali Facebook-an. Sialnya, beberapa sahabat mereka yang lainlah yang naas karena update lamanya mereka UP juga! Hahaha..
Korban keusilan tiga serangkai kurang kerjaan!

Pembaca: Wkwkwkw, ngakak.. Eh, tapi apa itu nggak mengganggu privasi orang lain ya?

Sebenarnya agak mengganggu sih, tapi aku tidak bisa menampik bahwa kekonyolan ini lucu banget dan sukses menghiburku yang lagi suntuk seharian ini.

Melihat kegilaan ini aku jadi teringat manfaat buku diary, yaitu sebagai tempat pembelajaran hidup dan tempat menyimpan memori. Dengan membaca cerita lama dari buku diary, kita bisa tahu seperti apa diri kita di masa lalu dan kita juga tentunya belajar dari pengalaman itu.
Proud!
Astagfirullah, aku segininya?

Well, setelah membaca status Facebook milikku yang ditulis pada tahun 2010 (yang sialnya mereka up), aku melihat diriku yang frontal dan terlalu optimis dengan segala macam hal yang ada di otakku. Aku jadi bisa introspeksi diri. Aku menemukan apa yang kurang dari diriku yang sekarang, dan apa yang lebih baik dari diriku sekarang.

Buat para readers yang membaca post ini dan ingin praktek, jangan ikut-ikutan mereka-mereka dengan kegiatan kurang kerjaan ini ya. Hahaha.. Kalau mau ikutan silahkan saja, tapi sama teman FB yang sudah dekat aja ya.. Nanti kalau meng-up status milik teman yang kurang dekat, kamu malah di unfried! Sukurin!

Semoga artikel ini tidak menyakiti mata kamu ya! Bye!

Pembaca: Eh, tunggu! Kok cuma segini postnya, nggak niat banget kayak biasanya?

Namanya juga post di label Buku Harian, ya aku nulisnya dengan caraku menulis diary dong. Hehe. Udah ah, maghrib nih! Bye!
Bryan Suryanto Blogger

Bryan Suryanto lahir di Tulungagung, Jawa Timur, pada tanggal 27 Februari 1995 silam. Ia mengaku sebagai introvert berkepribadian INFP yang suka menggambar dan bercita-cita menjadi komikus tapi selalu gagal. Namun, dari naskah komik yang gagal itulah akhirnya ia menyadari bahwa menulis adalah passion terbesarnya..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Monggo berkomentar dengan sopan..