Mencoba Memainkan Game Kesukaan Ibu Risma


Readers, sudah lama aku tidak mempublikasikan tulisan di blog ini. Akhir-akhir ini aku sedang tergugah untuk mencari game yang sudah lama menjadi impianku, yaitu SimCity. Sebenarnya dari dulu pun aku bisa mencarinya, tapi karena belum ada keinginan yang besar ya akhirnya terabaikan.
Warning! Tulisan ini hanya tulisan untuk buku harian. Jika kamu tidak suka dengan tulisan ngelantur, berhentilah membacanya.. :)
Keinginanku untuk memainkan game ini timbul karena aku membaca sebuah berita singkat soal Ibu Risma (Walikota Surabaya) yang ternyata dulunya adalah pemain SimCity. Sontak aku semakin kagum dengan Ibu Risma.

SimCity yang mana yang dimainkan oleh Ibu Risma? Aku menduga Ibu Risma adalah pemain SimCity 2000, yaitu game DOS tahun 90-an. Aku pun akhirnya mencoba memainkan game ini, tapi belum apa-apa aku langsung KO karena kotaku tidak tumbuh dan banyak hal yang memusingkanku, ditambah lagi grafisnya cukup menyakitkan. Hehe. Akhirnya aku memutuskan untuk memburu SimCity 3000, terutama yang versi Unlimited.
SimCity 2000 Special Edition Cover Art.
Singkat cerita, setelah aku mendapatkan kepingan disk jadul SimCity 3000 Unlimited, tanpa ragu aku instal sambil memasukan nomor serialnya. Kemudian ketika selesai, aku keluarkan disknya dan mulai main. Kok langsung hang ditulisan Maxis? Damn, ternyata game ini hanya bisa berjalan dengan disknya harus berada didalam disk player.

Beruntung sekali, ketika aku bercerita tentang masalah ini, aku malah diberikan no-CD cracknya oleh salah seorang teman sesama blogger. No-CD crack dapat membuat SimCity ini berjalan tanpa CD, entahlah apa kekurangannya, tapi yang jelas aku telah bisa memainkannya dengan lancar jaya di notebookku yang pas-pasan.
SimCity 3000 Unlimited.
Apa kamu fikir aku sudah bermain dengan tenang tanpa kesulitan? Tidak sama sekali! Maksudnya tidak berhenti sampai disitu. Ketika aku membangun kota, wargaku cerewet-cerewet semua, yang kurang ini lah atau kurang itu lah. Lebih aneh lagi simoleons-ku (mata uang SimCity) semakin lama malah semakin tipis. Meskipun sudah membuka kitab GameFAQs, aku tetap KO.

Pokoknya kalau suatu saat nanti bisa bertemu dengan Ibu Risma, aku bakal tanya-tanya banyak sekali soal SimCity. Bagaimana caranya supaya tata kotanya bisa terbangun dengan indah dan keuangan bisa terus berjalan dengan lancar. Pokoknya akan tanya banyak sekali tentang SimCity ini. Aku benar-benar suka tapi benar-benar pusing. Beda sekali dengan ketika aku menjadi bos angkot Transport Tycoon Deluxe. Hehe..

Bicara soal tata kota yang indah, aku juga sedang menikmati keindahan tata kota didalam game Need for Speed: Most Wanted. Game balapan liar paling ringan ini juga menjadi impianku sejak kecil, sejak pertama kali melihatnya di acara Game.tv (tayang di Space Toon), tapi karena dulu belum diizinkan karena belum cukup umur ya sudahlah, aku bisa apa.
NFS: Most Wanted 2005.
Didalam Most Wanted, kamu akan menjadi pembalap liar. Berbeda dengan Underground 2 yang bertanding dimalam hari, Most Wanted selalu balapan dikala matahari hampir terbenam dan hampir terbit. Jadi suasananya galau-galau gimana gitu. Nanti juga tambah galau ketika dikejar-kejar polisi dan harus cepat-cepat sembunyi. Eh, tapi jangan salah kira, ini bukan kesukaannya Ibu Risma loh. Nanti aku kena jewer kalau ada yang sampai salah sangka, duh. :'(

Keasyikanku memainkan SimCity 3000 Unlimited dan Most Wanted dalam waktu yang hampir bersamaan ini membuatku membayangkan sesuatu, bahkan sampai terbawa mimpi. Aku bertanya-tanya bagaimana serunya ya jika aku membangun kota dan aku bisa balapan liar didalamnya?

Mungkin kalau aku balapan dengan mobil mentereng Most Wanted di SimTown yang sudah dirancang oleh Ibu Risma, aku bakal di marah-marahi dan dipenjara oleh beliau. Tidak terbayang bagaimana wajah beliau ketika marah.. Hiii.. Serem..

Beruntunglah itu tidak perlu terjadi karena aku sudah merasakannya didalam mimpi. Berawal dari membangun gedung warna-warni, dan kemudian balapan liar melawan mobil ceper berwarna hitam legam. Wuih, pokoknya itu mimpi terseru yang aku alami beberapa minggu ini!

Review kedua game tersebut sedang aku ketik, semoga saja bisa rampung secepatnya ya. Tunggu aja di blog kesayanganku ini. Bye!
Bryan Suryanto Blogger

Bryan Suryanto lahir di Tulungagung, Jawa Timur, pada tanggal 27 Februari 1995 silam. Ia mengaku sebagai introvert berkepribadian INFP yang suka menggambar dan bercita-cita menjadi komikus tapi selalu gagal. Namun, dari naskah komik yang gagal itulah akhirnya ia menyadari bahwa menulis adalah passion terbesarnya..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Monggo berkomentar dengan sopan..