Puisi: Gadis Seribu Wajah



Gadis Seribu Wajah

Sekian bulan berlalu setelah kau pergi
Namun rasa itu terus singgah dihati
Entah mengapa kau tak peduli
Padahal cintaku tulus sepenuh hati

Kegalauanku terus berlanjut
Bayanganmu terus menghantuiku
Kerinduan ini membuatku terhanyut
Semakin tenggelam dalam rasa pilu

Ingin sekali aku melupakanmu
Namun aku tak pernah bisa
Selalu kucoba untuk membencimu
Tapi kerinduanku semakin terasa

Ku tenggelamkan diri kedalam buku
Mencoba untuk lari bayangmu
Tapi mengapa aku malah menemukanmu
Didalam dimensi yang berbeda

Hey gadis seribu wajah
Tak peduli betapapun kau membenciku
Perasaanku tak akan berubah
Semoga kelak aku bisa melupakanmu 
Bryan Suryanto Blogger

Bryan Suryanto lahir di Tulungagung, Jawa Timur, pada tanggal 27 Februari 1995 silam. Ia mengaku sebagai introvert berkepribadian INFP yang suka menggambar dan bercita-cita menjadi komikus tapi selalu gagal. Namun, dari naskah komik yang gagal itulah akhirnya ia menyadari bahwa menulis adalah passion terbesarnya..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Monggo berkomentar dengan sopan..