Fate: The Cursed King untuk PC


Assalamualaikum. Mencari game rpg offline yang ringan dan berkualitas untuk PC atau laptop pas-pasan itu gampang-gampang susah. Itulah sebabnya tak sedikit gamers yang menjatuhkan seleranya kepada game rpg tak jelas yang kualitasnya payah tapi berukuran kecil dan ringan. Sayang sekali bukan?
Fate: The Cursed King cover art.
Padahal, kalau mau sedikit merogoh kocek, kita bisa mendapatkan game rpg ringan berkualitas yang berjudul Fate: The Cursed King. Game ini dikembangkan oleh WildTangent dan telah menelurkan 4 judul, dan judul yang akan aku ulas ini adalah judul terbaru sekaligus terakhir dalam seri Fate. Aku tidak perlu menyebutkan system requirement-nya, karena aku rasa bisa menjalankannya dengan tingkat kelancarannya masing-masing yang playable.

Gameplay

Sejak awal perilisan seri Fate, WildTangent banyak menuai kecaman soal plagiarisme. Yeah, kalau kamu menyimak gameplay game ini, hampir seluruh gameplaynya menjiplak Diablo. Padahal kalau mereka mau mengintip studionya, game ini dibuat oleh tim yang sama--yang telah dipecat oleh Blizzard--yang membuat seri Diablo. Nah, kalau sudah tahu siapa pembuatnya, kamu pasti sudah bisa membayangkan kualitas permainannya kan?

Perbedaan Fate dengan Diablo adalah grafis dan tema. Fate menawarkan permainan yang penuh warna, sedangkan Diablo masih betah dengan permainan penuh kegelapan yang menjadi ciri khasnya. Bisa dibilang Fate adalah Diablo for kids.

Pada awal game ini, kamu bisa membuat karakter sendiri atau mengimport karakter yang sudah ada dari game Fate seri terdahulu yang pernah kamu mainkan. Kalau kamu membuat karakter, kamu bisa memilih satu dari lima ras, mengganti penampilan (rambut, wajah, dsb), memilih jenis kelamin, memasukan nama, dan memilih satu dari tujuh hewan peliharaan (kucing, anjing, phoenix, dsb).
Membuat character.
Setelah itu kamu harus memilih tingkat kesulitan. Tingkat kesulitannya ada "Page," "Adventurer," "Hero," and "Legend". Karakter bisa mati, tapi dapat respawn lagi (dengan biaya beberapa gold dan exp tentunya). Namun di mode "Hardcore", player tidak dapat respawn alias mati permanen.

Ketika memulai permainan, bila di seri sebelumnya kamu akan muncul di Temple of Fate, kali ini kamu akan muncul di kota Ekbatan. Kota Ekbatan jauh lebih luas dari kota-kota yang pernah kamu temui di seri Fate. Di kota tersebut tersebar para pedagang ramuan (potion), pedagang senjata, pedagang pakaian dan baju zirah, peramal, dan tak ketinggalan juga para penjual jasa.

Ada banyak item yang bisa kamu dapatkan. Mulai dari 8 jenis senjata, puluhan jenis berlian (berguna untuk memperkuat senjata atau armor), beberapa jenis armor keren, beberapa aksesoris termasuk cincin dan kalung, dan beberapa jenis potion. Setiap jenis senjata memiliki jenis-jenis lagi didalamnya, begitu juga dengan berlian, armor, aksesoris dan ramuan. Jadi item di game ini berjubel jumlahnya.
Senjata.
Selain item, kamu juga bisa membeli gulungan ilmu sihir yang bisa kamu pelajari ada puluhan sihir yang terbagi dalam 3 jenis sihir. Sihirnya cukup umum bagi game rpg, seperti summoning makhluk-makhluk aneh untuk membantumu melawan musuh, atau sihir tembakan cahaya dan sihir perlindungan semacam perisai cahaya.

Selain itu kamu juga bisa memancing bila sudah memiliki alat pancing. Hasil pancingannya tak hanya ikan, tapi juga bisa berupa item yang bisa dijual. Ada ratusan jenis ikan yang bisa kamu dapatkan. Nantinya bila ikan itu diberikan kepada hewan peliharaan kita, ia akan berubah menjadi makhluk keren dalam batas waktu tertentu. Kalau kamu beruntung, kamu bisa mendapatkan ikan yang akan mengubah wujud hewan peliharaanmu secara permanen. Rajinlah memancing!
Memancing.
Kalau kamu sudah puas berbelanja dan memancing, kamu harus mencari juru kunci dungeon yang akan memberikan tugas utama dan kamu pun diizinkan masuk kedalam salah satu dari empat dungeon yang tersedia. Kontrol karakternya cukup mudah, hanya klik dan karakter pun berjalan atau menyerang. Kamu juga akan dimudahkan dengan berbagai tombol cepat yang disediakan.

Tugas utama di game ini adalah menyelesaikan tugas utama, tapi selain tugas itu, kamu juga bisa menerima tugas sampingan yang bila berhasil kita akan diberikan item-item keren, dan kadang juga item langka. Tapi itu tergantung dari tingkat kesulitan tugas yang kamu terima, semakin sulit maka semakin bagus item yang didapat.

Permainan ini akan berakhir bila kamu telah sukses mengalahkan musuh utama, nanti kamu bisa memilih untuk pensiun atau keliling dungeon lagi dengan karakter itu, tapi akan hilang keseruannya karena pasti karakternya sudah terlalu kuat.

Grafis, Musik, dan Efek Suara

Soal grafis, aku mengacungkan jempol. Walaupun grafis colorful Fate itu kasar, pada seri keempat ini grafisnya cukup halus dan lembut. User interface-nya pun juga diperhalus dan diberikan warna yang lebih memanjakan mata. Gambar-gambar senjata di inventory juga diperbaiki dan dipoles agar lebih enak dipandang. Bahkan animasi monster-monsternya bisa bikin geli. Aku paling suka dengan efek yang dikeluarkan saat menyihir atau mengeluarkan skill.
Bertarung.
Musik di game ini cukup mendukung suasana permainan, tapi efek suaranya kadang tidak cocok. Misalnya saja suara langkah kaki yang terdengar terlalu keras, tak peduli kamu berjalan di pasir atau jalan setapak dan dungeon. Seharusnya ada perbedaan suara langkah agar lebih bisa dinikmati. Tapi suara karakter yang bicara di game ringan ini cukup oke sebagai pemanis.

Kesimpulan 

Memiliki perangkat dengan spesifikasi rendah bukan berarti harus menjatuhkan selera kamu sebagai gamers bukan?

Game ringan nan berkualitas ini akan memanjakan siapapun yang hobi bermain game membunuh monster tanpa banyak berfikir seperti game rpg lainnya. Cukup hanya dengan klik mouse sambil menyusuri lorong-lorong penuh misteri dalam dungeon yang--kata developernya--tak ada batas kedalamannya. Jadi kamu tidak akan menyesal untuk memilikinya.

Likes:
  • Seri Fate terbaik yang pernah dirilis WildTangent
  • Grafis tergolong sempurna untuk game yang ringan
  • Ada banyak item, termasuk yang langka
  • Hewan peliharaan bisa berubah bila diberi ikan
Dislikes:
  • Efek suara tidak sempurna, banyak yang tidak cocok
  • Hanya ada satu kota, lebih suka seri sebelumnya yang menyediakan beberapa kota
  • Ada minor bug yang tidak mengganggu sih, cuma sebal aja ketika melihat karakter menabrak tembok dan terus berjalan
Bryan Suryanto Blogger

Bryan Suryanto lahir di Tulungagung, Jawa Timur, pada tanggal 27 Februari 1995 silam. Ia mengaku sebagai introvert berkepribadian INFP yang suka menggambar dan bercita-cita menjadi komikus tapi selalu gagal. Namun, dari naskah komik yang gagal itulah akhirnya ia menyadari bahwa menulis adalah passion terbesarnya..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Monggo berkomentar dengan sopan..