Serunya Bermain The Sims 2


Assalamualaikum. Aku tidak menyangka review Virtual Families 2 mendapat respons yang begitu bagus dari readers sekalian. Kali ini aku ingin membahas The Sims 2, game yang menjadi cikal bakal terciptanya Virtual Families dan yang menyempurnakan seri The Sims sebelumnya. Siapa tahu ada readers yang belum mengenal game ini (walaupun kecil sekali kemungkinannya).

The Sims 2 adalah game simulasi kehidupan yang dikembangkan oleh Maxis dan dirilis oleh Electronic Arts pada tahun 2004 untuk berbagai platform, namun game ini tetap mengutamakan versi PC-nya. Berbeda dari The Sims sebelumnya, Will Wright kali ini hanya menjadi pengawas dalam proses pembuatannya, tapi tenang saja karena itu tidak mengurangi nilai game ini.

Biasanya aku hanya mengulas game ringan, tapi khusus untuk game ini tidak bisa dikatakan ringan. Terlebih lagi game ini buatan Electronic Arts yang selalu mencekik pengguna PC spek ringan. Tapi kamu masih bisa bernafas lega asalkan prosesor kamu dual core berkecepatan 2.0 Ghz, RAMnya 2GB, dan GPU minimal 128MB (harus mendukung OpenGL 2.1).

Gameplay

Seperti yang kita ketahui bahwa The Sims adalah game simulasi kehidupan, dan tugas kita adalah membangun neighborhood atau gampangnya kita sebut komplek perumahan saja. Pada awal permainan, kita bisa memilih neighborhood atau kalau kamu sudah cukup akrab, kamu bisa membuat neighborhood sendiri. Bahkan kalau kamu juga memainkan SimCity 4 Deluxe, kamu bisa mendesain terrainnya di game tersebut untuk digunakan di The Sims 2.

Eits! Tapi jangan dulu berfikir bahwa permainannya bakalan seperti SimCity. Disini kita tidak terfokus membangun kota, tapi kita akan ditantang untuk membangun rumah, lalu menciptakan sebuah keluarga, dan membuatnya hidup bahagia didalam rumah yang kamu bangun.

Membangun rumah dan menciptakan keluarga memang kedengarannya mudah, tapi sebenarnya tidak semudah itu loh. Kita bisa saja menciptakan banyak-banyak keluarga, tapi setiap keluarga hanya dibekali §20.000 (simolleans adalah mata uang dalam game ini). Uang itu harus cukup untuk membeli rumah yang kamu bangun dan juga harus cukup untuk membeli perabotannya.

Hal yang membedakan di build mode pada The Sims 2 adalah kita bisa menentukan luasnya tanah. Adanya fitur pondasi juga memungkinkan kita untuk mendirikan rumah yang lebih tinggi dari jalan. Kita juga bisa membangun rumah secara diagonal. Selain itu kita bisa mendesain atap secara manual atau otomatis. Pengelompokan jenis materialnya juga semakin bagus; misalnya ketika kita klik lantai, maka akan ada sub-kategori lagi untuk memisahkan jenis laintai.

Sama halnya dengan pengelompokan jenis material, perabotan disini juga bisa dikelompokan berdasarkan jenis dan ruangan. Misalnya kita ingin mencari perabotan untuk kamar, maka kita cukup kelompokan berdasarkan ruangan dan akan muncul katalog perabotan kamar. Jauh lebih memudahkan bukan?

Setelah berpusing-pusing mendesain rumah, sekarang kita harus menciptakan keluarga. Uh yeah, inilah bagian terfavorit! Kita bebas membuat karakter dengan berbagai macam baju dan gaya rambut. Akan ada banyak perkembangan kustomisasi yang akan kita temui. Mulai dari fitur yang memungkinkan kita untuk memilih bentuk wajah, bentuk mata, bentuk hidung, dan postur tubuh. Untuk baju pun kita harus menentukan baju sehari-hari, baju formal, baju olahraga, baju ketika undress, dan baju renang juga. 

Tidak lupa, kepribadian karakter pun kita juga bisa tentukan, kalau bingung ya tinggal pilih saja zodiak. Tak hanya dengan zodiak, kita juga harus menentukan aspirations, serta turn off dan turn onnya. Apa itu maksudnya? Hal itu untuk menentukan masa depan dan tipe pasangan kesukaan sims kamu. Pokoknya pembuatan karakter disini begitu detail dan banyak memakan waktu, tapi hasilnya memuaskan!

Setelah kamu sudah punya rumah dan keluarga, tinggal pindahkan keluarga itu kedalam rumah dan mulai simming!

Hal pertama yang harus dilakukan untuk keluarga baru adalah mencarikan pekerjaan untuk sims dewasanya. Ketika sudah dapat, seiring berjalannya waktu sims kita bisa naik pangkat. Namun, itu juga tergantung dari tingkat mood dan statistik simsnya (seperti kreativitas, logika, tubuh, dan lain sebagainya). Untuk menjaga mood, pastikan kebutuhan utamanya terpenuhi.

Selain mood, seperti yang aku bilang bahwa di The Sims 2 ini ada yang namanya aspiration poin. Jadi setiap sims yang kita mainkan itu punya wants (keinginan) dan fears (rasa takut), tergantung dari aspirasi mana yang kamu pilih. Kita harus memenuhi keinginan mereka, dan mencegah agar jangan sampai mereka mendapat rasa takut. Kalau nanti ponnya terkumpul, kamu bisa menukarnya untuk sebuah reward.

Jangan lupa bahwa sims kita itu ibarat virtual pet, kadang kala ada perbuatan bodoh yang mereka lakukan seperti misalnya membuang sampah seenak udelnya. Tugas kita lah yang harus mengajarkan mereka membuang sampah pada tempatnya, dan itu perlu waktu sampai nanti akhirnya terdidik menjadi sebuah kebiasaan.

Terakhir, ada satu hal yang tidak akan membuatmu jenuh, yaitu USIA. Sims kita bisa berkembang dari bayi hingga ke dewasa, dan pada suatu hari nanti akan menjadi tua dan meninggal. Karena itu, menjadi jones di game ini bukanlah pilihan tepat. Sebelum masa hidup sims kamu habis, cepatlah mencari pasangan dan ciptakanlah keturunan yang akan mewarisi harta dan kekayaanmu.

Tapi, jika merasa bosan dengan gameplay yang itu-itu saja, segera borong ke-17 ekspansinya. Dengan ekspansi itu kamu akan bisa memelihara hewan, juga mendapat tambahan fitur, benda, dan perabotan. Ditambah lagi dengan beberapa kota lainnya seperti tempat liburan, lalu Downtown yang cocok untuk menguras simolleans dengan berbelanja, serta universitas untuk menjalani kehidupan sebagai mahasiswa, dan masih banyak lainnya. Pokoknya segera deh borong ekspansinya. 

Grafis, Musik, dan Efek Suara

Soal grafis, aku tidak perlu mengatakan apa-apa karena memang bagus, detail, dan indah. Bahkan kita bisa menghilangkan keindahannya demi menghilangkan lag ketika memainkannya di laptop pas-pasan seperti punyaku (malah curhat). 

Lalu, soal musik dan efek suara jangan pernah meragukan Maxis. Game ini memiliki musik instrumental dari berbagai genre yang nyaman didengar. Misalnya saja, musik pada buy mode yang entah kenapa membuat semangat untuk berbelanja, dan musik pada build mode yang seakan menghanyutkan pendengarnya kedalam konsentrasi. Aku berani taruhan bahwa musik seperti itulah yang didengarkan oleh Will Wright ketika bekerja keras di kantornya.

Terakhir soal efek suara, bagiku cukup unik. Selain suara standar seperti telepon berdering atau suara langkah kaki, suara mereka ketika berbicara juga unik. Yeah, mereka berbicara dengan bahasa Simlish, sebuah bahasa yang kumur-kumur khas The Sims. Bahkan channel televisi mereka pun juga tayang dalam bahasa Simlish. Psst! Paramore pernah mengisi salah satu soundtracknya dengan bahasa Simlish!

Kesimpulan

The Sims 2 adalah game yang cocok sekali bagi kamu yang hobi mendesain rumah. Tidak harus selalu bermain, mendesain saja sudah cukup seru loh. Game ini cocok juga bagi kamu gamers cewek yang ingin punya rumah-rumahan barbie tapi belum pernah kesampaian. Kita bisa menciptakan rumah impian, keluarga impian, atau bahkan perumahan yang selalu kamu impikan. Tapi cowok juga tidak masalah kok, penulis review ini juga cowok, keleus. Hahaha..

Meskipun sudah ada The Sims 4 yang jauh lebih sempurna, game ini tetap tidak kalah seru dengan seri penerusnya. The Sims 2 akan membuatmu bermain selama berjam-jam tanpa rasa bosan. Kamu juga bisa mengembangkan neighborhood bersama keluarga tercinta. Kamu tidak akan menyesali memiliki game keren ini di komputermu.

Oh iya, himbauan untuk orangtua: Saya memang mengatakan bahwa The Sims 1 ini aman bagi anak-anak meski harus tetap diawasi ketika bermain. Namun, untuk The Sims 2, pastikan anak Anda cukup umur, karena game ini jauh lebih vulgar dan banyak hal yang tidak pantas diperlihatkan kepada anak dibawah umur.

Likes:

  • Loading lebih cepat dari The Sims jadul
  • Dapat membangun rumah virtual dengan berbagai pilihan ubin, cat, wallpaper, jendela, pintu, dan lain sebagainya
  • Sudut pandang kameranya bebas kita tentukan tanpa batasan
  • Kreasi karakter disini lebih detail
  • Adanya usia sims dan aspiration poin, menambah keseruan game ini
  • Ada banyak ekspansi yang sempurna, meskipun tanpa ekspansi juga tetap seru

Dislikes:

  • Banyak bug, dan tidak bisa dimainkan tanpa CD kecuali diakali dengan sebuah trik.
  • Perabotan tiba-tiba menghilang, padahal sudah beli
  • Rumput kadang glitch kalau kita memaksakan game ini berjalan di komputer pas-pasan

Terimakasih!

Wassalamualaikum.


Bryan Suryanto Blogger

Bryan Suryanto lahir di Tulungagung, Jawa Timur, pada tanggal 27 Februari 1995 silam. Ia mengaku sebagai introvert berkepribadian INFP yang suka menggambar dan bercita-cita menjadi komikus tapi selalu gagal. Namun, dari naskah komik yang gagal itulah akhirnya ia menyadari bahwa menulis adalah passion terbesarnya..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Monggo berkomentar dengan sopan..