Journal #50: Berkenalan dengan Dunia HoMM


HoMM III artwork via Steam Community.
Assalamualaikum. Disaat orang sudah memainkan game bergrafis kinclong dan terbagi menjadi dua kubu (AOV dan ML), aku masih stuck dengan game yang classic. Sekitar seminggu yang lalu aku akhirnya menyentuh salah satu turn based fantasy RPG terbaik sepanjang masa: Heroes of Might and Magic III.

Yeah, tapi ini bukan post untuk review ya, mungkin nanti ulasannya bakal aku posting sendiri. So aku nggak akan review apa-apa.. Cuma mau sharing aja..

Sebenarnya judul ini sudah aku dengar dari jaman Symbian S60v3, ada emulator dos yang memungkinkan kita untuk memainkan game Might of Magic. Tapi aku lebih tertarik main Age of Heroes buatan Nomoc yang ternyata menjiplak habis gameplay MoM. So yang kangen dengan Age of Heroes, kayaknya kalian harus coba ini.

HoMM V via MobyGames.
Pertamanya aku nyoba dulu HoMM V garapan Ubisoft berdasarkan review dari teman. Pas buka pertama kali pingin teriak: "KEREN BUANGET ANJIER" tapi setelah beberapa saat main aku langsung down karena bingung. Maklum noob banget. Tutorialnya juga nggak jelas.

Pingin udahan tapi hati masih serasa digantung. Apalagi setelah baca buku manualnya yang menggambarkan banyaknya faksi, banyaknya hero dan musuh yang keren, dan magic spell yang bejibun banyaknya.

Setelah bolak balik tewas dan defeat. Aku putuskan untuk back to the roots. Aku mencoba HoMM III yang fan setianya masih eksis sampai detik ini dan bikin ekspansinya sendiri. Namun setelah lihat grafis V, berasa dibanting waktu lihat grafis III.

HoMM III via biobreak.wordpress.com
Tapi berkat HoMM III---yang grafisnya java game banget---ini aku sedikit demi sedikit mulai paham cara bermainnya. Akhirnya aku malah jatuh cinta sama yang jadul dan memutuskan menyimpan dulu HoMM V. 

Yang membuatku jatuh cinta pada HoMM adalah cerita yang dalam, ekspansi yang banyak (butuh lebih dari 100 jam untuk bisa menyelesaikannya), kota yang indah yang tidak perlu bingung tata letak, dan battlenya turn-based. Ini yang aku cari, karena aku payah banget kalau main RTS.

Penampakan kota HoMM III via biobreak.wordpress.com
Terbayang sudah bakal sekeren apa HoMM V nanti.. Btw, reviewnya bakal aku buat kapan-kapan kalau sudah benar-benar paham.

Wassalamualaikum.
Bryan Suryanto Blogger

Bryan Suryanto lahir di Tulungagung, Jawa Timur, pada tanggal 27 Februari 1995 silam. Ia mengaku sebagai introvert berkepribadian INFP yang suka menggambar dan bercita-cita menjadi komikus tapi selalu gagal. Namun, dari naskah komik yang gagal itulah akhirnya ia menyadari bahwa menulis adalah passion terbesarnya..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Monggo berkomentar dengan sopan..